6 Tips Memilih Filler yang Aman untuk Anda

Di era jaman sekarang memiliki penampilan sempurna adalah dambaan setiap wanita, tentunya banyak yang lebih memilih cara instan, yaitu dengan melakukan filler. Jika salah memilih filer yang tepat buat Anda tentunya akan menimbulkan efek samping dan bahaya yang besar buat kesehaatan Anda. Memilih filler yang aman dan tepat adalah langkah penting untuk mendapatkan hasil terbaik dan menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Berikut 6 tips sebagai referensi untuk memilih filler :

1. Konsultasikan dengan dokter yang terpercaya dan berpengalaman.

Pastikan Anda memilih dokter yang memiliki kualifikasi dan pengalaman yang mumpuni dalam melakukan prosedur filler. Tanyakan tentang pelatihan dan sertifikasi mereka, serta pengalaman mereka dalam menangani pasien dengan jenis kulit dan kebutuhan Anda.

2. Pilih jenis filler yang tepat.

Ada berbagai jenis filler yang tersedia, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. Dokter Anda akan dapat membantu Anda memilih jenis filler yang tepat berdasarkan kebutuhan dan tujuan Anda.

Berikut beberapa jenis filler yang umum digunakan sebagai berikut:

  • Asam hialuronat: Jenis filler ini paling sering digunakan dan aman untuk mengisi garis halus, kerutan, dan bekas luka. Hasilnya bersifat sementara dan dapat bertahan selama 6-12 bulan.
  • Kolagen: Jenis filler ini terbuat dari protein alami yang ditemukan di kulit. Kolagen dapat digunakan untuk mengisi garis yang lebih dalam dan meningkatkan volume wajah. Hasilnya bersifat sementara dan dapat bertahan selama 3-6 bulan.
  • Lemak: Lemak Anda sendiri dapat disuntikkan kembali ke wajah untuk menambah volume dan memperbaiki kontur. Hasilnya bersifat permanen, tetapi ada risiko komplikasi yang lebih tinggi dengan jenis filler ini.

3. Pastikan filler yang digunakan telah disetujui BPOM.

Memilih filler yang telah disetujui BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) adalah cara terbaik untuk memastikan keamanan dan kualitasnya. Hindari menggunakan filler ilegal yang tidak diketahui asal-usulnya.

4. Lakukan tes alergi.

Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap filler. Dokter Anda akan melakukan tes alergi sebelum prosedur untuk memastikan Anda tidak alergi terhadap bahan filler yang digunakan.

5. Pahami risiko dan efek sampingnya.

Setiap prosedur medis memiliki risiko dan efek sampingnya sendiri. Dokter Anda akan menjelaskan risiko dan efek samping yang mungkin terjadi sebelum prosedur. Pastikan Anda memahami risiko dan efek sampingnya dan merasa nyaman untuk melanjutkan prosedur.

6. Ikuti petunjuk perawatan pasca-prosedur dengan cermat.

Dokter Anda akan memberikan petunjuk perawatan pasca-prosedur untuk membantu Anda mendapatkan hasil terbaik dan menghindari komplikasi. Ikuti petunjuk ini dengan cermat dan jangan ragu untuk menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah.

Memilih filler yang aman dan tepat adalah investasi dalam kesehatan dan penampilan Anda. Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat membantu memastikan bahwa Anda mendapatkan hasil yang terbaik dan aman.

Tips tambahan:

  • Tanyakan tentang pengalaman pasien lain. Anda dapat membaca ulasan online atau berbicara dengan pasien lain yang telah menjalani prosedur filler dengan dokter Anda.
  • Bandingkan harga. Biaya prosedur filler dapat bervariasi tergantung pada dokter, jenis filler yang digunakan, dan area yang dirawat. Dapatkan penawaran dari beberapa dokter sebelum Anda membuat keputusan.
  • Percayalah pada naluri Anda. Jika Anda merasa tidak nyaman atau tidak yakin dengan dokter atau prosedur, jangan ragu untuk mencari pendapat kedua.

Memilih filler yang tepat membutuhkan waktu dan pertimbangan yang cermat. Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dan mendapatkan hasil yang terbaik dan aman.