Apa yang harus dilakukan jika seseorang masuk daftar hitam OJK

Pengertian OJK adalah Otoritas Jasa Keuangan atau lembaga resmi institusi negara yang bertugas mengawasi semua kegiatan keuangan di dalam sistem perbankan, biasanya di gunakan pada Lembaga  bank atau atau lembaga non-bank. Setelah berkecimpung dengan masyarakat, OJK sendiri memiliki sebuah sistem sebagai pengawas resiko kredit atau resiko pembiayaan bernama SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan). Dalam Sistem ini diharapkan seseorang yang masuk di dalam daftar hitam OJK  akan mendapatkan sanksi tegas atau mendapat konsekuensi tertentu.

Menurut halaman resmi di OJK, Pada Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK sendiri merupakan sebuah informasi yang dalam tata pengelolaannya harus langsung di bawah tanggung jawab OJK yang bertujuan untuk menunaikan tugasnya  dalam pengawasan dan dalam pelayanan informasi keuangan negara, dan salah satunya harus memberikan informasi debitur (iDeb).

SLIK juga mengatur seseorang yang masuk daftar hitam karena adanya permasalahan tertentu terhadap keuangan. Intinya, SLIK berperan penting terhadap pendisiplinan keuangan yang ada sehingga tetap terjaga sistemya. di dalam daftar hitam atau blacklist merupakan hasil upaya dari OJK untuk menertibkan para nasabah dengan riwayat kredit yang bermasalah dan riwayat buruk. Orang yang terdaftar dengan riwayat buruk atau masuk daftar hitam harus ditertibkan dengan memberikan konsekuensi tertentu ke depannya.

Dilansir dari detikFinance (1/10/2023) jika ada penilaian buruk oleh SLIK OJK pada seseorang, konsekuensinya adalah peminjam akan mendapat kesulitan saat mengakses kredit bank atau lembaga keuangan lainnya.

Berdasarkan keterangan perencana keuangan Andi Nugroho dalam catatan detikcom, Berdasarkan riwayat buruk yang bisa disebabkan. Contohnya apabila ada tagihan kartu kredit yang tidak lunas. Atau apabila kurang ratusan ribu saja bisa mempengaruhi tidalam mengambil KPR atau kredit kendaraan dan kredit” lainya.

Berikut beberapa Konsekuwensi apabila seseorang masuk daftar hitam OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) akan mengalami beberapa konsekuensi, antara lain:

1. Kesulitan Mengajukan Kredit:

  • Penolakan kredit: Bank atau lembaga keuangan akan menolak permohonan kredit dari individu yang masuk daftar hitam.
  • Plafon kredit terbatas: Jika permohonan kredit disetujui, kemungkinan besar individu akan mendapatkan plafon kredit yang lebih kecil dibandingkan dengan yang diajukan.
  • Tingkat suku bunga tinggi: Individu mungkin dikenakan tingkat suku bunga yang lebih tinggi untuk pinjaman yang disetujui.

2. Pembatasan Layanan Keuangan Lainnya:

  • Penutupan rekening: Bank atau lembaga keuangan dapat menutup rekening individu yang masuk daftar hitam.
  • Pembatasan transaksi: Individu mungkin mengalami pembatasan transaksi seperti penarikan tunai dan transfer uang.
  • Penangguhan kartu kredit: Kartu kredit individu mungkin ditangguhkan atau dicabut.

3. Gangguan Reputasi:

  • Citra keuangan tercoreng: Masuknya nama dalam daftar hitam OJK dapat mencoreng citra keuangan individu, sehingga menyulitkan dalam menjalin kerjasama dengan pihak lain.
  • Kesulitan mencari pekerjaan: Beberapa pekerjaan, terutama yang berhubungan dengan keuangan, mungkin membutuhkan riwayat kredit yang bersih, sehingga individu yang masuk daftar hitam bisa kesulitan mencari pekerjaan.

Cara Keluar dari Daftar Hitam OJK:

  • Melunasi tunggakan: Cara utama untuk keluar dari daftar hitam OJK adalah dengan melunasi semua tunggakan yang menyebabkan individu masuk daftar hitam.
  • Menunggu masa pemulihan: Setelah melunasi tunggakan, individu perlu menunggu masa pemulihan selama 24 bulan untuk keluar dari daftar hitam OJK.
  • Mengajukan permohonan rehabilitasi: Individu dapat mengajukan permohonan rehabilitasi kepada OJK untuk mempercepat proses keluar dari daftar hitam.

Sangat penting untuk diingat bahwa pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan keuangan dengan melunasi tagihan tepat waktu dan mengelola keuangan dengan bijak agar terhindar dari risiko masuk daftar hitam OJK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *