Benar gak cih? jerawatan Dilarang Pakai Sunscreen!

Sekarang ini, banyak orang memiliki anggapan bahwa jerawat tidak boleh memakai sunscreen karena dapat menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat. Anggapan ini adalah mitos yang keliru! Faktanya, jerawat justru membutuhkan perlindungan dari sinar matahari, sama seperti jenis kulit lainnya.

Mengapa Jerawat Tetap Membutuhkan Sunscreen?

  • Sinar UV dapat memperburuk jerawat: Paparan sinar UV dapat menyebabkan peradangan pada kulit, yang dapat memperparah jerawat dan membuat bekas jerawat lebih gelap.
  • Sinar UV dapat merusak skin barrier: Skin barrier adalah lapisan pelindung pada kulit yang membantu menjaga kelembaban dan mencegah bakteri masuk. Sinar UV dapat merusak skin barrier, membuat kulit lebih kering dan rentan terhadap jerawat.
  • Jerawat yang sedang diobati dengan obat-obatan tertentu menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari: Obat-obatan jerawat seperti retinoid dan benzoyl peroxide dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Tips Memilih Sunscreen untuk Jerawat:

  • Pilih sunscreen yang mempunyai kandungan non-comedogenic, artinya tidak menyumbat pori-pori.
  • Pilih sunscreen dengan tekstur gel atau watery-based yang ringan dan mudah meresap.
  • Cari sunscreen yang mengandung SPF minimal 30 dan PA minimal +++.
  • Usapkan sunscreen 15 menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan dan ulangi setiap 2 jam sekali, atau usapkan lagi jika berkeringat atau saat berenang.

Oleskan sunscreen secara rutin setiap hari, bahkan saat cuaca mendung sekailipun. Sunscreen adalah salah satu langkah penting dalam merawat kulit berjerawat. Dengan menggunakan sunscreen yang tepat, Anda dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan mempercepat proses pemulihan jerawat. Jika Anda memiliki pertanyaan atau keraguan tentang penggunaan sunscreen, konsultasikan dengan dokter kulit Anda.