PRJ Bergoyang Ska! Tipe-X dan Orind Siap Menghibur Pengunjung Malam Ini

Jakarta, 6 Juli 2024 – Para pecinta musik ska bersiaplah untuk bergoyang bersama dua band legendaris, Tipe-X dan Orind, di Konser Musik PRJ bergoyang Ska malam ini.  Acara yang akan diadakan di panggung utama PRJ pukul 20.15 WIB sampai pukul 23.00 WIB ini dijamin akan membawa Anda kembali ke era kejayaan musik ska di Indonesia.

Tipe-X, yang terkenal dengan lagu-lagu hits seperti “Selamat jalan”, “Mawar Hitam”, dan “Salam Rindu”, akan membawakan energi dan semangat mereka yang tak tertandingi di atas panggung. Orind, yang tak kalah populer dengan lagu-lagu seperti “Katakan saja”, “Salam Rindu”, dan “Kekasih sahabat”, akan membawa nuansa nostalgia dan romansa Ska ke dalam pertunjukan untuk pengunjung malam ini.

PJR juga mengdakan pameran dan booth yang akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. Harga tiket masuk PRJ dibandrol mulai Rp 40.000 khusus hari Senin, tetapi tidak termasuk tiket masuk konser. Untuk hari Selasa-Jumat, harga tiket dibandrol Rp 50.000 dan akhir pekan, Sabtu-Minggu dan untuk hari libur bersama dibandrol harga Rp 60.000. Pameran PJR akan menampilkan 2.550 perusahaan yang terdiri dari 1.550 stan dengan menampilkan produk dan memaerkan barang dagangan terbaik mereka di event ini.

Konser ini merupakan salah satu acara yang paling ditunggu-tunggu di Jakarta Fair 2024. Penggemar dari berbagai usia dan kalangan diprediksi akan hadir untuk menikmati lantunan lagu-lagu ska yang ikonik dan penuh semangat. Tipe-X dan Orind siap menghibur malam ini dengan membawakan lagu lagu hits mereka.

Tiket konser Tipe-X dan Orind masih tersedia di loket tiket PRJ atau secara online melalui situs web resmi Jakarta Fair. Jangan sampai ketinggalan kesempatan untuk bernostalgia dan bergoyang bersama para legenda musik ska di PRJ malam ini.

Berikut beberapa informasi penting tentang konser:

  • Tanggal: 6 Juli 2024
  • Waktu: 19.00 WIB
  • Tempat: Panggung Utama PRJ
  • Tiket: Tersedia di loket tiket PRJ atau online melalui situs web resmi Jakarta Fair
  • Harga tiket dimulai Rp. 40.000, Rp. 50.000, dan Rp. 60.000

Mari bergabung ajak teman-teman dan keluarga Anda untuk menikmati konser musik ska yang spektakuler malam ini di pameran PRJ.

“Gemilang” 2.0: Sandhy Sondoro dan Dwiki Dharmawan Membawa Semangat Baru pada Lagu Legendaris

Dunia musik Indonesia kembali dihiasi dengan kolaborasi istimewa antara dua maestro, Sandhy Sondoro dan Dwiki Dharmawan. Kali ini, mereka menghadirkan interpretasi baru dari lagu ikonik “Gemilang”, yang pernah dipopulerkan oleh penyanyi legendaris, Titi DJ.

“Gemilang” versi 2.0 ini hadir dengan nuansa yang lebih segar dan modern, tanpa menghilangkan esensi dari lagu aslinya. Suara khas Sandhy Sondoro yang merdu dan penuh penghayatan, berpadu sempurna dengan sentuhan piano magis Dwiki Dharmawan.

Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan nostalgia bagi para penikmat musik lama, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para generasi muda untuk mengenal dan mengapresiasi lagu-lagu klasik Indonesia.

Sentuhan Modern dan Makna yang Lebih Dalam

Sandhy Sondoro dan Dwiki Dharmawan tidak hanya mengubah aransemen musik “Gemilang”, tetapi juga menambahkan interpretasi mereka sendiri terhadap makna lagu tersebut. Dalam versi 2.0 ini, “Gemilang” tidak hanya tentang cinta dan perjuangan, tetapi juga tentang harapan dan optimisme untuk masa depan.

“Bagi saya, ‘Gemilang’ adalah lagu yang penuh dengan makna dan semangat. Lagu ini mengingatkan kita untuk selalu teguh dalam meraih mimpi dan tidak pernah menyerah pada rintangan,” ungkap Sandhy Sondoro.

Dwiki Dharmawan menambahkan, “Saya ingin membawa nuansa baru pada lagu ini dengan sentuhan musik yang lebih modern. Namun, saya tetap ingin menjaga esensi dari lagu aslinya, yaitu pesan tentang cinta, perjuangan, dan harapan.”

Antusiasme Penikmat Musik

Kolaborasi Sandhy Sondoro dan Dwiki Dharmawan dalam membawakan “Gemilang” 2.0 mendapat sambutan yang antusias dari para penikmat musik. Banyak yang mengapresiasi interpretasi baru mereka terhadap lagu klasik ini.

Suaranya Sandhy Sondoro dan Dwiki Dharmawan memang luar biasa. Mereka berhasil membawakan lagu ini dengan penuh perasaan dan makna, ujar salah satu penggemar.

Versi baru dari lagu ini lebih menyenangkan dengan sentuhan aransemen modernnya. Nuansanya lebih segar dan modern, tapi tetap terasa klasiknya, komentar penggemar lainnya.

Penutup

Kolaborasi Sandhy Sondoro dan Dwiki Dharmawan dalam membawakan “Gemilang” 2.0 merupakan bukti bahwa musik klasik Indonesia masih memiliki tempat di hati masyarakat. Lagu ini menjadi pengingat bahwa musik Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa dan patut untuk dilestarikan.

Dunia Musik Berkabung, Ikon Pop Prancis Francoise Hardy Meninggal Dunia

Jakarta, 12 Juni 2024 – Dunia musik berduka atas meninggalnya salah satu ikon pop Prancis ternama, Francoise Hardy. Hardy, yang dikenal dengan suaranya yang lembut dan pesonanya yang abadi, menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 82 tahun di Paris, Prancis.

Hardy memulai karirnya di era 1960-an dengan lagu-lagu Yé-Yé yang ceria dan penuh energi. Ia dengan cepat menjadi salah satu penyanyi paling populer di Prancis dan Eropa, dan lagu-lagunya seperti “Tous les garçons et les filles” dan “Dis-moi qu’tu m’aimes encore” menjadi hits abadi.

Namun, di balik citranya yang ceria, Hardy menyimpan perjuangan pribadinya. Ia didiagnosis mengidap kanker limfoma pada tahun 1963, dan penyakit tersebut terus membayangi hidupnya selama bertahun-tahun. Hardy menjalani berbagai perawatan dan operasi, dan meskipun ia berhasil sembuh, penyakit tersebut meninggalkan dampak yang signifikan pada kesehatannya.

Meskipun demikian, Hardy tidak pernah menyerah pada musiknya. Ia terus berkarya dan merilis album baru, bahkan di tengah perjuangannya melawan penyakit. Musiknya menjadi sumber kekuatan dan inspirasi bagi banyak orang, dan ia dikenal sebagai sosok yang berani dan tegar.

Kematian Hardy merupakan kehilangan besar bagi dunia musik. Ia telah meninggalkan warisan yang tak ternilai dalam bentuk lagu-lagunya yang indah dan inspiratif. Semangatnya yang pantang menyerah dan keteguhannya dalam menghadapi kesulitan akan selalu dikenang oleh para penggemarnya di seluruh dunia.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Francoise Hardy:

  • Lahir di Paris, Prancis, pada tanggal 18 Januari 1942.
  • Mengawali karirnya sebagai penyanyi Yé-Yé di era 1960-an.
  • Telah menjual 60 juta album di seluruh dunia.
  • Terkenal dengan lagu-lagunya seperti “Tous les garçons et les filles”, “Dis-moi qu’tu m’aimes encore”, dan “Chanson pour une jolie fille”.
  • Didiagnosis mengidap kanker limfoma pada tahun 1963.
  • Meraih berbagai penghargaan, termasuk Legion of Honor dari Prancis.
  • Meninggal dunia di Paris, Prancis, pada tanggal 12 Juni 2024, pada usia 82 tahun.

Dunia musik telah kehilangan salah satu ikonnya, namun musik dan semangatnya akan selalu hidup di hati para penggemarnya.

Bondan Prakoso & Fade2Black Is Back! Nantikan Penampilan Mereka di Remember November 2024!

Para penggemar musik Indonesia bersiaplah untuk bernostalgia! Dua legenda musik Indonesia, Bondan Prakoso & Fade2Black, akan kembali manggung bersama di Festival Remember November 2024. Acara ini akan menjadi momen reuni yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar kedua band ini.

Bondan Prakoso dikenal dengan musiknya yang energik dan penuh semangat, dengan lagu-lagu hits seperti “Kroncong Protol”, “Ya Sudahlah”, dan “Hidup Berawal Dari Mimpi”. Sementara Fade2Black terkenal dengan musik hip-hop yang unik dan penuh makna, dengan lagu-lagu hits seperti “Hip Hop Hooray”, “Masa Lalu”, dan “Maaf”.

Reuni Bondan Prakoso & Fade2Black di Festival Remember November 2024 dijamin akan menjadi malam yang penuh dengan nostalgia dan keseruan. Para penggemar dapat menantikan penampilan mereka membawakan lagu-lagu hits terbaiknya, serta kolaborasi spesial yang mungkin saja terjadi.

Festival Remember November sendiri merupakan festival musik tahunan yang didedikasikan untuk mengenang momen-momen indah di masa lalu. Festival ini selalu menghadirkan musisi-musisi legendaris Indonesia yang mampu membangkitkan kenangan indah para pengunjungnya.

Acara reuni Bondan Prakoso & Fade2Black di Festival Remember November 2024 adalah kesempatan yang tepat untuk kembali menikmati musik mereka secara langsung. Jangan sampai ketinggalan!

Informasi lebih lanjut mengenai Festival Remember November 2024, termasuk jadwal lengkap dan tiket, dapat diperoleh di situs web resmi festival.

Berikut beberapa hal menarik yang dapat dinantikan di reuni Bondan Prakoso & Fade2Black di Remember November 2024:

  • Penampilan lagu-lagu hits terbaik mereka
  • Kolaborasi spesial
  • Suasana nostalgia yang penuh kenangan
  • Kesempatan untuk bertemu dan berfoto dengan para idola
  • Festival musik yang seru dan menghibur

Jadi, tunggu apa lagi? Segera beli tiket Remember November 2024 dan nikmati reuni Bondan Prakoso & Fade2Black!

Single Duet Perdana Judika dan Lesti Kejora “Bukan Karena Tak Cinta” Langsung Trending!

Judika dan Lesti Kejora, dua penyanyi ternama Indonesia dari genre musik yang berbeda, akhirnya berduet dalam sebuah lagu berjudul “Bukan Karena Tak Cinta”. Single duet perdana ini dirilis pada tanggal 7 Juni 2024 dan langsung menduduki puncak trending di berbagai platform musik digital.

Lagu “Bukan Karena Tak Cinta” mengisahkan tentang dua insan yang saling mencintai namun terhalang oleh perbedaan status sosial. Judika dan Lesti Kejora membawakan lagu ini dengan penuh penghayatan, membuat para pendengar terhanyut dalam emosi yang terkandung dalam lagu tersebut.

Perpaduan Suara yang Memukau

Perpaduan suara Judika yang powerful dan Lesti Kejora yang merdu menjadi salah satu daya tarik utama dari lagu ini. Kolaborasi mereka menghasilkan harmonisasi yang indah dan menyentuh hati. Dan saat ini menjadi trending di berbagai platform musik digital.

Komentar Positif dari Netizen

Netizen pun memberikan banyak komentar positif terhadap lagu ini. Banyak yang memuji chemistry Judika dan Lesti Kejora, serta keindahan suara mereka berdua.

Bukti Bahwa Musik Tak Kenal Batas Genre

Kesuksesan lagu “Bukan Karena Tak Cinta” membuktikan bahwa musik tak mengenal batas genre. Judika dan Lesti Kejora, yang berasal dari genre musik yang berbeda, mampu berkolaborasi dengan apik dan menghasilkan karya yang luar biasa.

Kesimpulan

Single duet perdana Judika dan Lesti Kejora “Bukan Karena Tak Cinta” menjadi bukti bahwa kolaborasi musik dapat menghasilkan karya yang indah dan menyentuh hati. Lagu ini pun menjadi bukti bahwa musik tak mengenal batas genre, dan para penyanyi dari genre yang berbeda dapat berkolaborasi dengan apik.

Berikut beberapa fakta menarik tentang lagu “Bukan Karena Tak Cinta”:

  • Lagu ini ditulis oleh Ade Govinda dan Pangeran Aziz.
  • Video musik untuk lagu ini disutradarai oleh Rizal Mantovani.
  • Lagu ini telah ditonton lebih dari 1 juta kali di YouTube dalam waktu 24 jam setelah dirilis.
  • Lagu ini menduduki puncak trending di berbagai platform musik digital, seperti Spotify, Apple Music, dan JOOX.

Apakah Anda sudah mendengarkan lagu “Bukan Karena Tak Cinta”?

Jika belum, yuk dengarkan sekarang dan rasakan sendiri keindahan kolaborasi Judika dan Lesti Kejora!

Perebutan Juara Memanas! Diva Banyuwangi Tersingkir dari Kontes Ambyar Indonesia 2024

Mimpi bertahta di Kontes Ambyar Indonesia 2024 pupus bagi sang diva asal Banyuwangi. Tersingkirnya sang diva di babak Top 6 pada Rabu (5/6/2024) malam, menandakan persaingan menuju juara semakin sengit.

Penampilan sang diva pada malam itu dinilai kurang maksimal. Juri menilai aksinya belum mampu sepenuhnya memikat hati mereka dan para penonton. Hasil akhir yang tak terbantahkan, perolehan voting terendah yakni 3,92 persen harus membuatnya angkat koper dari panggung impian.

Dengan tersingkirnya sang diva Banyuwangi, kini hanya tersisa 5 kontestan yang siap beradu suara dan goyangan untuk merebut gelar juara. Mampukah mereka tampil lebih memukau dan merebut hati para penonton?

Drama di Balik Panggung:

Kekecewaan tentu menyelimuti sang diva dan para pendukungnya. Namun, semangat kontes harus terus berlanjut. Siapakah yang akan menyusul sang diva tereliminasi? Pertanyaan itu semakin menggelayuti benak penonton setia Kontes Ambyar Indonesia 2024.

Siapakah Favorit Baru?

Dengan tersingkirnya sang diva, spekulasi mengenai kandidat juara pun mencuat. Akankah salah satu dari 5 kontestan tersisa tampil dominan? Atau justru kejutan bisa hadir dari kontestan yang selama ini dianggap kuda hitam?

Menuju Puncak Ambyar:

Perebutan juara Kontes Ambyar Indonesia 2024 dipastikan akan semakin memanas. Para kontestan yang tersisa tentunya akan mempersiapkan diri lebih matang lagi untuk menghadapi babak-babak selanjutnya. Akankah mereka bisa menampilkan yang terbaik dan membuat para penonton bergoyang ambyar?

Jangan lewatkan tayangan Kontes Ambyar Indonesia 2024 berikutnya untuk menyaksikan aksi memukau para kontestan dan tentunya, siapakah yang akan menjadi juara di tahun ini!

Westlife Buktikan Kepopulerannya di Indonesia Lewat Konser Meriah di Candi Prambanan

Yogyakarta, 8 Juni 2024 – Boyband legendaris asal Irlandia, Westlife, kembali menggemparkan Indonesia dengan konser spektakuler mereka di Candi Prambanan, Yogyakarta, pada malam tadi. Ribuan penggemar dari berbagai penjuru negeri tumpah ruah memadati area konser, menandakan antusiasme luar biasa terhadap kembalinya Westlife ke tanah air.

Konser yang bertajuk “The Wild Dreams Tour” ini dibuka dengan lagu “Hello My Love”, langsung membangkitkan nostalgia dan semangat para penggemar. Shane Filan, Mark Feehily, Nicky Byrne, dan Kian Egan dengan penuh energi membawakan sederet lagu hits mereka, seperti “Flying Without Wings”, “My Love”, “Queen of My Heart”, dan “Uptown Girl”.

Penampilan Westlife malam tadi tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga menghadirkan visual yang memukau. Panggung konser dihiasi dengan tata lampu yang indah dan efek visual yang spektakuler, menambah kemeriahan suasana.

Tidak lupa, Westlife juga berinteraksi dengan para penggemar dengan penuh keramahan. Mereka menyapa penonton dalam bahasa Indonesia dan mengajak mereka bernyanyi bersama. Momen ini pun disambut dengan sorak sorai dan teriakan meriah dari para penggemar.

Konser Westlife di Candi Prambanan malam tadi menjadi bukti nyata bahwa popularitas mereka di Indonesia masih sangatlah kuat. Para penggemar dari berbagai generasi, mulai dari remaja hingga dewasa, larut dalam lantunan lagu-lagu indah Westlife dan menciptakan momen tak terlupakan bersama.

Berikut beberapa momen menarik dari konser Westlife di Candi Prambanan:

  • Shane Filan menyapa para penggemar dengan “Halo Yogyakarta!” dan mengajak mereka bernyanyi bersama.
  • Mark Feehily membawakan lagu “Flying Without Wings” dengan penuh penghayatan, membuat para penggemar terharu.
  • Nicky Byrne menunjukkan bakat menarinya saat membawakan lagu “Uptown Girl”.
  • Kian Egan menghibur para penggemar dengan humornya yang khas.
  • Para penggemar menyanyikan lagu “You Raise Me Up” bersama-sama, menciptakan momen yang sangat menyentuh.

Konser Westlife di Candi Prambanan malam tadi merupakan sebuah konser yang luar biasa dan tak terlupakan. Westlife telah membuktikan bahwa mereka masihlah salah satu boyband terbaik di dunia dan memiliki tempat spesial di hati para penggemar di Indonesia.

Putri Ariani Dihujani Kritik Media Malaysia: Benarkah Tak Profesional?

Putri Ariani, penyanyi muda Indonesia yang namanya melambung setelah tampil di America’s Got Talent 2023, baru-baru ini menuai kritik pedas dari media Malaysia. Kritik tersebut muncul setelah Putri Ariani dikabarkan tidak menghadiri sesi wawancara lanjutan dengan media lokal usai konferensi pers konser Alan Walker di Kuala Lumpur pada 29 Mei 2024.

Menurut media Malaysia, Putri Ariani dan timnya telah menjanjikan sesi wawancara lanjutan setelah konferensi pers. Namun, setelah para jurnalis menunggu selama dua jam, ayah Putri Ariani menginformasikan bahwa putrinya tidak akan hadir. Hal ini tentu saja membuat para jurnalis kecewa dan merasa dipermainkan.

Kekecewaan media Malaysia terhadap Putri Ariani

Media Malaysia mengecam tindakan Putri Ariani dan timnya yang dianggap tidak profesional. Mereka menilai bahwa Putri Ariani telah membuang waktu para jurnalis dan mengabaikan komitmennya.

Media Malaysia, Harian Metro, bahkan telah menulis artikel dengan judul “Putri Ariani ‘sidai’ media hampir dua jam, dasar tak profesional”. Artikel tersebut berisi kritik pedas terhadap Putri Ariani dan timnya, dan menyayangkan sikap mereka yang dianggap tidak menghormati media.

Klarifikasi dari Putri Ariani dan Tim

Menanggapi kritik tersebut, Putri Ariani dan timnya telah mengeluarkan klarifikasi. Mereka menjelaskan bahwa Putri Ariani tidak bisa menghadiri sesi wawancara lanjutan karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.

Tim Putri Ariani juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para jurnalis. Mereka berjanji akan lebih profesional di masa depan dan berusaha untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dengan media.

Benarkah Putri Ariani Tak Profesional?

Terlepas dari klarifikasi yang telah diberikan, masih banyak pihak yang mempertanyakan profesionalisme Putri Ariani.

Beberapa orang berpendapat bahwa Putri Ariani dan timnya seharusnya bisa memberikan informasi yang lebih jelas dan tepat waktu kepada para jurnalis.

Ada juga yang menilai bahwa Putri Ariani masih kurang berpengalaman dalam menghadapi media, sehingga ia tidak bisa menangani situasi dengan baik.

Kesimpulan

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi Putri Ariani dan timnya untuk selalu menjaga profesionalisme dalam bekerja, terutama saat berhadapan dengan media.

Komunikasi yang terbuka dan transparan dengan media juga sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman dan membangun citra yang positif.

Dua Lipa Menggebrak Jakarta! Tiket Konsernya Dijual Segera, Jangan Sampai Kehabisan!

Jakarta, 7 Juni 2024 – Kabar gembira bagi para penggemar Dua Lipa di Indonesia! Penyanyi dan penulis lagu asal Inggris ini akan menggelar konser di Jakarta pada 9 November 2024. Konser ini akan menjadi bagian dari tur dunia “Future Nostalgia Tour” yang telah sukses di berbagai negara.

Dua Lipa akan tampil di Indonesia Arena – Senayan, salah satu tempat konser terbesar di Indonesia. Konser ini diprediksi akan menjadi salah satu konser terbesar dan terheboh di tahun 2024.

Harga Tiket Konser Dua Lipa di Jakarta

Harga tiket konser Dua Lipa di Jakarta bervariasi, mulai dari Rp750.000 hingga Rp6.500.000. Berikut adalah daftar lengkap harga tiketnya:

  • Silver: Rp750.000
  • Bronze: Rp1.500.000
  • Gold: Rp3.000.000
  • Platinum: Rp5.000.000
  • Diamond: Rp6.500.000

Cara Membeli Tiket Konser Dua Lipa di Jakarta

Tiket konser Dua Lipa di Jakarta dapat dibeli secara online melalui situs web resmi Tiket.com dan Loket.com. Pelaksanaan penjualan tiket akan dimulai pada 10 Juni 2024 mendatang.

Jangan Sampai Kehabisan!

Tiket konser Dua Lipa di Jakarta diprediksi akan laris manis. Oleh karena itu, para penggemar di imbau untuk segera membeli tiketnya sebelum kehabisan.

Informasi Lebih Lanjut

Informasi lebih lanjut tentang konser Dua Lipa di Jakarta dapat diperoleh di situs web resmi Tiket.com dan Loket.com, atau melalui akun media sosial Dua Lipa dan promotor konser.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan Dua Lipa tampil secara langsung di Jakarta!

Liam Gallagher Siap Reuni Tanpa Noel? Oasis Bakal Bubar Permanen?

Masa depan band rock legendaris Oasis masih diselimuti keraguan. Pernyataan terbaru dari vokalis Liam Gallagher memicu spekulasi bahwa band ini mungkin akan bubar permanen.

Liam baru-baru ini mengungkapkan kesiapannya untuk reuni tanpa sang gitaris Noel Gallagher, pendiri Oasis bersama Liam. Pernyataan ini muncul di tengah perseteruan panjang antara kedua kakak beradik ini, yang menjadi penyebab bubarnya Oasis pada tahun 2009.

“Saya siap untuk reuni Oasis,” kata Liam dalam sebuah wawancara. “Tapi Noel sepertinya tidak mau. Jadi, jika dia tidak mau, saya akan terus maju dengan band saya sendiri.”

Pernyataan Liam ini tentu saja mengecewakan para penggemar Oasis yang selama ini menantikan reuni band kesayangan mereka. Oasis adalah salah satu band rock terbesar di dunia dengan hits seperti “Wonderwall”, “Champagne Supernova”, dan “Don’t Look Back in Anger”.

Bubarnya Oasis pada tahun 2009 merupakan pukulan telak bagi para penggemar. Perseteruan antara Liam dan Noel menjadi penyebab utama perpecahan band ini. Sejak saat itu, keduanya tidak pernah tampil bersama di atas panggung.

Meskipun Liam menyatakan kesiapannya untuk reuni, tampaknya Noel masih belum mau berkompromi. Noel beberapa kali mengatakan bahwa dia tidak tertarik untuk reuni Oasis. Dia lebih memilih untuk fokus pada karir solonya.

Keengganan Noel untuk reuni semakin memperkuat spekulasi bahwa Oasis akan bubar permanen. Kemungkinan reuni tanpa Noel pun tampaknya kecil, karena Liam sendiri mengakui bahwa Oasis tidak akan sama tanpa Noel.

Bubarnya Oasis akan menjadi kehilangan besar bagi dunia musik. Band ini telah memberikan banyak kontribusi terhadap musik rock dan memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.

Hanya waktu yang bisa menjawab apakah Oasis akan reuni atau benar-benar bubar permanen. Para penggemar hanya bisa berharap bahwa Liam dan Noel dapat menyelesaikan perbedaan mereka dan kembali tampil bersama di atas panggung.