Hindari Gagal Terbang, Hindari Membawa Ponsel Jadul Saat di Pesawat

Jakarta, Indonesia – Pernahkah Anda mendengar bahwa membawa ponsel jadul di pesawat bisa membuat Anda gagal terbang?

Ya, hal ini memang benar adanya. Ponsel jadul, terutama yang menggunakan teknologi analog, berpotensi mengganggu sinyal navigasi pesawat dan membahayakan penerbangan.

Mengapa Ponsel Jadul Berbahaya di Pesawat?

Ponsel jadul menggunakan teknologi analog untuk komunikasi. Teknologi ini menghasilkan gelombang elektromagnetik yang dapat mengganggu sinyal radio yang digunakan oleh pesawat untuk navigasi.

Gangguan ini dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti:

  • Kehilangan arah: Pesawat bisa kehilangan arah dan tersesat jika sinyal navigasinya terganggu.
  • Kegagalan pendaratan: Pesawat mungkin tidak dapat mendarat dengan aman jika sinyal navigasinya terganggu.
  • Kecelakaan: Dalam kasus yang parah, gangguan sinyal navigasi dapat menyebabkan kecelakaan pesawat.

Jenis Ponsel Jadul yang Berbahaya

Tidak semua ponsel jadul berbahaya di pesawat. Ponsel jadul yang menggunakan teknologi digital, seperti GSM atau CDMA, umumnya aman untuk dibawa di pesawat.

Namun, berikut adalah beberapa jenis ponsel jadul yang berpotensi berbahaya:

  • Ponsel yang menggunakan teknologi analog, seperti AMPS atau NMT.
  • Ponsel yang memiliki antena eksternal.
  • Ponsel yang memiliki fitur “walkie-talkie”.

Tips Aman Membawa Ponsel di Pesawat

Untuk menghindari gagal terbang akibat ponsel jadul, ikuti tips berikut:

  • Matikan ponsel Anda sebelum naik pesawat.
  • Simpan ponsel Anda di dalam tas yang tertutup.
  • Jangan gunakan ponsel Anda saat pesawat sedang lepas landas atau mendarat.
  • Jika ragu, tanyakan kepada pramugari apakah ponsel Anda aman untuk dibawa di pesawat.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Hindari membawa ponsel jadul di pesawat untuk memastikan penerbangan Anda aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *