Kejam! Ayah di Jagakarsa Bunuh 4 Anak Kandung, Didakwa Pembunuhan Berencana

Jagakarsa, Jakarta Selatan – Seorang ayah di Jagakarsa, Jakarta Selatan, tega menghabisi nyawa keempat anaknya yang masih balita. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (6/12/2023) dan menggemparkan warga sekitar. Pelaku, yang diketahui bernama Panca Darmansyah, kini telah ditahan dan didakwa dengan pasal pembunuhan berencana. Motif pembunuhan masih didalami, namun diduga terkait dengan masalah keuangan dan keretakan rumah tangga.

Menurut keterangan tetangga, Panca dan istrinya sering terlibat pertengkaran. Pada hari kejadian, sang istri pergi bekerja, meninggalkan Panca bersama keempat anaknya. Tak disangka, Panca tega membunuh 4 naknya dengan menggunakan pisau dapur. Saat sang istri kembali ke rumah, dia menemukan keempat anaknya sudah tak bernyawa. Panca kemudian menyerahkan diri ke kantor polisi dan mengakui perbuatannya.

Kasus ini telah menuai kecaman dari berbagai pihak. Masyarakat menuntut agar Panca dihukum seberat-beratnya atas perbuatan kejinya.

Proses Hukum

Panca Darmansyah telah menjalani sidang perdana pada (29/05/2024). Dalam persidangan, Panca didakwa dengan pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana. Pasal ini diancam dengan hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau paling lama dua puluh tahun. Terdakwa terkena Pasal 76 C juncto Pasal 80 Ayat (4) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang UU perlindungan anak, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak.

Panca mengaku menyesal atas perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga korban. Namun, keluarga korban tidak menerima permintaan maaf Panca dan menuntut keadilan seadil-adilnya. Sidang masih terus berlangsung dan belum ada putusan yang dikeluarkan oleh majelis hakim.

Dampak Psikologis

Kasus pembunuhan ini telah memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi keluarga korban, terutama sang istri yang harus kehilangan keempat anaknya sekaligus. Psikolog pun memberikan pendampingan kepada keluarga korban untuk membantu mereka melewati masa sulit ini.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan mencari bantuan profesional jika mengalami masalah dalam rumah tangga.

Pelajaran yang Bisa Diambil

Kasus pembunuhan di Jagakarsa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Kita harus lebih peduli terhadap kesehatan mental dan mencari bantuan profesional jika mengalami masalah dalam rumah tangga. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga keharmonisan dalam keluarga dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik