Modus Mata Elang Tenyata Begal Sadis di Kali Sodong Jaktim

Jakarta, 18 Mei 2024 – Dengan modus mata elang seorang pria bernama Ahmad Efendy (38 tahun) telah tewas di Kali Sodong, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada senin sore hari tadi(13/5). Awalnya, kasus ini diselimuti misteri. Namun, Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap pelakunya dan motif di balik pembunuhan tersebut.

Terungkap bahwa Efendy menjadi korban begal dengan modus “mata elang”. Para pelaku, yang berjumlah tiga orang, berpura-pura menjadi debt collector dan menargetkan Efendy yang mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Kayu Rawan, Jakarta Timur.

“Modus yang mereka gunakan adalah dengan menyamar sebagai mata elang, dan mengaku sebagai debt collector (DC), tapi tidak mempunyai izin resmi dari perusahaan yang di naunginya. Mereka mengaku dari leasing,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, kepada wartawan, Jumat (17/5).

Para pelaku kemudian mengikuti Efendy hingga ke Kali Sodong. Di sanalah, mereka melancarkan aksinya dengan memukul dan menusuk Efendy hingga tewas. Setelah menggasak sepeda motor dan barang berharga milik korban, para pelaku melarikan diri.

Polisi berhasil menangkap ketiga pelaku dalam waktu singkat. Mereka adalah Riki, Andre, dan Adit. Sekarang ketiga pelaku ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum dan menunggu hukuman dari putusan pengadilan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap aksi kejahatan, terutama modus begal “mata elang”. Berikut tips untuk menghindari menjadi korban pembegalan:

  • Hindari membawa barang berharga berlebihan saat bepergian.
  • Jika merasa diikuti, segera cari tempat ramai atau hubungi polisi.
  • Laporkan setiap kejadian kejahatan kepada pihak berwajib.

Kematian Efendy menjadi tragedi yang menyedihkan. Kejadian ini juga menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum untuk meningkatkan keamanan di wilayah Jakarta Timur.

Semoga dengan terungkapnya kasus ini, para pelaku dapat dijatuhi hukuman yang setimpal dan menjadi pelajaran bagi para pelaku kejahatan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *