Sejoli Pembuang Jasad Bayi di Jakpus Terancam 15 Tahun Penjara

Jakarta, 29 April 2024 – Sepasang kekasih di Jakarta Pusat (Jakpus) ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan aborsi dan membuang jasad bayi mereka ke kali. Akibat perbuatannya, mereka terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasus ini terungkap setelah warga menemukan jasad bayi di kali tersebut. Petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sang wanita hamil hasil hubungan di luar nikah. Ia kemudian berniat menggugurkan kandungannya dengan meminum obat aborsi. Setelah melahirkan, ia panik dan membuang jasad bayinya ke kali.

Baca Juga :

https://karanganbungacilacap.com/selotgacorku

Polisi menjerat kedua pelaku dengan Pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 76 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Berikut beberapa poin penting dari artikel tersebut:

  • Sepasang kekasih di Jakpus melakukan aborsi dan membuang jasad bayi mereka ke kali.
  • Mereka terancam hukuman 15 tahun penjara.
  • Sang wanita hamil hasil hubungan di luar nikah dan menggugurkan kandungannya dengan obat aborsi.
  • Polisi menjerat kedua pelaku dengan pasal terkait perlindungan anak dan KUHP.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya edukasi dan akses yang mudah terhadap layanan kesehatan reproduksi yang aman dan legal. Selain itu, kasus ini juga menunjukkan kekejaman terhadap bayi yang tidak berdosa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *