Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur Meledak, BPMA: Hentikan Operasi Liar!

Aceh Timur – Terjadi ledakan dahsyat yang menggemparkan di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis (30/5/2024). Ledakan besar ini terjadi di lokasi sumur minyak ilegal yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Akibat ledakan tersebut, tiga orang pekerja mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Api yang dipicu oleh ledakan juga membakar area sekitar sumur minyak, sehingga membutuhkan waktu beberapa jam untuk dipadamkan.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan bahaya aktivitas penambangan minyak ilegal yang kerap terjadi di Aceh Timur. Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) pun angkat bicara dan meminta agar operasi penambangan liar tersebut segera dihentikan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menghentikan kegiatan penambangan minyak ilegal, karena sangat berbahaya dan dapat membahayakan keselamatan jiwa,” tegas Deputi Operasi BPMA, Afifuddin, dalam keterangannya, Kamis (30/5/2024).

Afifuddin menjelaskan bahwa aktivitas penambangan minyak ilegal tidak hanya membahayakan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar, tetapi juga mencemari lingkungan. Oleh karena itu, dia meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku penambangan liar.

“Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku penambangan minyak ilegal, karena ini sudah sangat meresahkan,” tandasnya.

Ledakan sumur minyak ilegal di Aceh Timur ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada bulan Maret 2022, ledakan serupa juga terjadi di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, yang mengakibatkan beberapa orang terluka.

Peristiwa ini menjadikan pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan penanggulangan terhadap aktivitas penambangan minyak ilegal. Penambangan liar tidak hanya membahayakan keselamatan jiwa dan lingkungan, tetapi juga merugikan negara karena potensi hilangnya pendapatan dari sektor migas.