Candi Borobudur Bersinar Terang dengan Festival Lampion Waisak 2024

Magelang, 23 Mei 2024Candi Borobudur, mahakarya Buddha terbesar di dunia, kembali bersinar terang dengan kemeriahan Festival Lampion Waisak 2024. Ribuan lampion ramah lingkungan diterbangkan ke langit malam, menerangi Candi dengan cahaya magis dan penuh makna.

Acara yang merupakan puncak dari rangkaian Perayaan Waisak 2024 ini, diwarnai dengan lantunan puja suci dan doa-doa dari umat Buddha yang datang dari berbagai penjuru nusantara. Festival Lampion menjadi simbol pencerahan, kedamaian, dan harapan baru bagi umat Buddha dalam menyambut Hari Raya Waisak.

Festival Ramah Lingkungan

Tahun ini, Festival Lampion Waisak di Borobudur mengusung tema “Ramah Lingkungan“. Lampion yang diterbangkan terbuat dari bahan-bahan yang mudah terurai secara alami, sehingga tidak mencemari lingkungan. Hal ini merupakan wujud komitmen panitia dan umat Buddha dalam menjaga kelestarian alam sekitar Candi Borobudur.

Antusiasme Umat Buddha

Antusiasme umat Buddha untuk mengikuti Festival Lampion Waisak 2024 sangatlah tinggi. Ribuan orang memadati pelataran Candi Borobudur sejak sore hari, menanti momen pelepasan lampion. Wajah-wajah penuh kebahagiaan dan keharuan terpancar saat lampion-lampion mulai diterbangkan ke langit malam.

Pesan Perdamaian dan Persaudaraan

Festival Lampion Waisak tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi simbol perdamaian dan persaudaraan antar umat beragama. Ribuan orang dari berbagai latar belakang bersatu dalam kemeriahan festival ini, saling mendoakan kebaikan dan kebahagiaan bagi semua makhluk hidup.

Candi Borobudur Bersinar Terang

Cahaya lampion yang menerangi Candi Borobudur bagaikan sebuah pertunjukan seni yang memukau. Keindahan Candi yang megah semakin terlihat mempesona dengan pancaran cahaya lampion yang berwarna-warni. Pemandangan ini menjadi momen tak terlupakan bagi para pengunjung yang hadir dalam Festival Lampion Waisak 2024.

Festival Lampion Waisak 2024 di Candi Borobudur menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya dapat dilestarikan dengan cara yang ramah lingkungan. Festival ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga perdamaian dan persaudaraan antar umat beragama.