Kue Rangi: Jajanan Tradisional Betawi yang Tak Lekang oleh Waktu

Kue Rangi, kudapan manis nan legit ini merupakan salah satu jajanan tradisional khas Betawi yang masih lestari hingga saat ini. Rasanya yang gurih dan manis berpadu sempurna dengan teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam, membuat Kue Rangi selalu digemari banyak orang. Membuat Kue Rangi tidaklah sulit dengan mengikuti beberapa resep pasti bisa anda coba dan buktikan sendiri di rumah.

Berikut ini adalah resep Kue Rangi yang bisa Anda coba di rumah:

Bahan-bahan membuat kue Rangi:

  • 200 gram tepung sagu
  • 100 gram kelapa parut
  • 1/2 sdt garam
  • 100 ml air
  • Bahan saus gula merah:
    • 100 gram gula merah
    • 100 ml air
    • 1/2 sdt garam
    • 1 sdm tepung sagu

Langkah-langkah membuat kue Rangi:

  1. Campurkan sampai rata untuk tepung sagu, kelapa parut, dan garam dalam sebuah wadah. .
  2. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan menjadi kalis dan tidak lengket di tangan.
  3. Panaskan cetakan Kue Rangi di atas api sedang. Oleskan sedikit minyak pada cetakan.
  4. Ambil adonan secukupnya, bulatkan, dan pipihkan.
  5. Masukkan adonan ke dalam cetakan dan tekan-tekan hingga tipis.
  6. Tutup cetakan dan panggang selama 5-7 menit, atau hingga Kue Rangi matang berwarna kuning kecoklatan.
  7. Angkat Kue Rangi dari cetakan dan sisihkan.
  8. Untuk membuat saus gula merah, campurkan gula merah, air, dan garam dalam sebuah panci. Masak hingga gula merah larut dan mengental.
  9. Larutkan tepung sagu dengan sedikit air, kemudian masukkan ke dalam saus gula merah sambil diaduk terus hingga saus mengental.
  10. Siram Kue Rangi dengan saus gula merah secukupnya.
  11. Kue Rangi siap dinikmati.

Tips:

  • Gunakan tepung sagu berkualitas baik untuk menghasilkan Kue Rangi yang renyah.
  • Pastikan adonan tidak terlalu basah atau terlalu kering. Adonan yang terlalu basah akan membuat Kue Rangi menjadi lembek, sedangkan adonan yang terlalu kering akan membuat Kue Rangi menjadi keras.
  • Panggang Kue Rangi dengan api sedang agar matang merata.
  • Sajikan Kue Rangi selagi hangat agar lebih nikmat.

Kue Rangi dapat dinikmati sebagai camilan ataupun hidangan penutup. Kue ini juga cocok dinikmati bersama teh atau kopi hangat.

Sejarah Kue Rangi

Kue Rangi merupakan salah satu jajanan tradisional Betawi yang sudah ada sejak lama. Kue ini biasanya dibuat oleh orang Betawi dan dijual di berbagai tempat, seperti pasar tradisional, pinggir jalan, dan festival budaya Betawi.

Kue Rangi memiliki filosofi yang unik. Bentuknya yang bundar melambangkan kesempurnaan, sedangkan warnanya yang kuning kecoklatan melambangkan kemakmuran. Kue Rangi juga sering disajikan dalam acara-acara adat Betawi, seperti pernikahan dan syukuran.

Kue Rangi di Era Modern

Meskipun sudah ada sejak lama, Kue Rangi masih tetap digemari hingga saat ini. Bahkan, popularitas Kue Rangi semakin meningkat di era modern ini. Hal ini terlihat dari banyaknya penjual Kue Rangi yang bermunculan di berbagai daerah di Indonesia.

Kue Rangi juga mulai dimodifikasi dengan berbagai rasa dan variasi. Selain rasa original, Kue Rangi kini tersedia dengan rasa coklat, keju, pandan, dan masih banyak lagi.

Kue Rangi adalah salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang patut dilestarikan. Rasanya yang lezat dan filosofinya yang unik menjadikan Kue Rangi sebagai jajanan tradisional yang tak lekang oleh waktu.