Viral! Pelaku Pemerasan Ria Ricis Rp 300 Juta Ditangkap, Status Perkara Naik Sidik!

Jakarta, 11 Juni 2024 – Perkembangan terbaru terkait kasus pemerasan terhadap Ria Ricis dengan nilai fantastis Rp 300 juta kian memanas. Pelaku yang berinisial AP (29) telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Senin (10/6) dini hari.

Penangkapan AP dilakukan di kediamannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, sekitar pukul 01.20 WIB. Kini, AP telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus Naik Sidik

Pasca penangkapan AP, polisi menyatakan bahwa kasus ini telah naik ke tahap penyidikan. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak.

“Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan,” ujar Ade, seperti dikutip dari detikNews, Selasa (11/6).

Ria Ricis Kenal Pelaku

Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus ini. Ria Ricis mengaku bahwa dirinya mengenal sosok AP. Namun, ia enggan membeberkan secara gamblang identitas AP.

“Saya kenal dia,” kata Ricis, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (11/6).

Ancaman Terhadap Keluarga

Lebih lanjut, Ricis mengungkapkan bahwa AP tidak hanya mengancamnya dengan meminta uang 300jt, tetapi juga orang-orang terdekatnya, termasuk keluarga. Ancaman tersebut membuat Ricis dan keluarga merasa ketakutan dan tidak nyaman.

Pelaku Terancam Pasal Berlapis

AP terancam pasal berlapis atas perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 368 junto Pasal 369 KUHP tentang pengancaman dan pemerasan.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak pihak yang berharap agar AP dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Berikut beberapa poin penting terkait perkembangan terbaru kasus pemerasan Ria Ricis:

  • Pelaku AP telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
  • Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan.
  • Ria Ricis mengaku mengenal pelaku.
  • AP tidak hanya mengancam Ricis, tetapi juga orang-orang terdekatnya.
  • AP terancam pasal berlapis tentang pengancaman dan pemerasan.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Mari kita pantau terus perkembangannya.