Ten Hag OUT! Setan Merah Cari Juru Selamat Baru

Manchester, 27 Mei 2024 – Setelah spekulasi yang berkepanjangan, Manchester United akhirnya resmi memecat Erik ten Hag dari kursi pelatihnya. Keputusan ini diambil setelah performa MU yang buruk di musim 2023/24, di mana mereka gagal lolos ke Liga Champions dan hanya menempati posisi keenam di klasemen Premier League.

Pemecatan Ten Hag menandakan berakhirnya era singkatnya di Old Trafford. Pelatih asal Belanda ini dikontrak pada Mei 2022 dengan harapan dapat membawa kembali kejayaan MU. Namun, harapan tersebut pupus setelah musim yang penuh gejolak dan penuh kekecewaan.

Beberapa faktor yang menyebabkan pemecatan Ten Hag antara lain:

  • Performa Buruk di Liga: MU hanya meraih 18 kemenangan dari 38 pertandingan liga, dengan 11 kekalahan dan 9 imbang. Ini adalah performa terburuk mereka di liga sejak musim 2008/09.
  • Gagal Lolos ke Liga Champions: MU gagal finis di empat besar klasemen Premier League, yang berarti mereka tidak akan bermain di Liga Champions musim depan. Ini adalah pukulan telak bagi klub, baik secara finansial maupun dalam hal prestise.
  • Gaya Bermain yang Tidak Disukai: Gaya bermain Ten Hag yang menekankan pada penguasaan bola dan passing sering dikritik karena kurang efektif dan membosankan. Para penggemar MU menginginkan gaya bermain yang lebih menyerang dan menghibur.
  • Ketidakmampuan Membangun Tim: Ten Hag gagal membangun tim yang solid dan kompetitif. Dia mendatangkan beberapa pemain baru, tetapi mereka tidak mampu memberikan kontribusi yang signifikan.

Pemecatan Ten Hag menandakan babak baru bagi MU. Klub saat ini sedang mencari pelatih baru untuk memimpin tim di musim depan. Beberapa nama yang dikaitkan dengan kursi pelatih MU antara lain Mauricio Pochettino, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane.

Siapapun yang akan menjadi pelatih baru MU, mereka akan memiliki tugas berat untuk mengembalikan klub ke kejayaan. MU perlu membangun tim yang kuat dan kompetitif, serta bermain dengan gaya sepak bola yang menarik dan menghibur. MU perlu melakukan perubahan besar jika ingin kembali menjadi salah satu klub terbaik di dunia.