Terungkap! Pisau Pembunuhan Ustaz Jakbar Dibeli Online oleh Galang

Jakarta, 24 Mei 2024 – Misteri pisau yang digunakan Galang untuk membunuh Ustaz Saidi di Musala Kebon Jeruk, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. Polisi mengkonfirmasi bahwa Galang membeli pisau tersebut secara online dua minggu sebelum tragedi pembunuhan terjadi.

Menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Ady Wibowo, Galang membeli pisau lipat melalui platform e-commerce ternama. Dia menggunakan identitas palsu dan membayarnya dengan metode transfer bank.

“Pisau tersebut dibeli secara online dua minggu sebelum kejadian,” ujar Ady, Jumat (24/5/2024). “Galang menggunakan identitas palsu dan melakukan pembayaran dengan transfer bank.”

Ady menambahkan, pihaknya masih mendalami motif Galang membeli pisau tersebut. Namun, dia menduga bahwa Galang telah merencanakan pembunuhan Ustaz Saidi jauh-jauh hari.

“Kami masih mendalami motifnya,” kata Ady. “Namun, dari bukti yang kami temukan, Galang tampaknya telah merencanakan pembunuhan ini.”

Pembelian pisau online oleh Galang menjadi bukti tambahan bahwa dia memiliki niat jahat untuk membunuh Ustaz Saidi. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa pembunuhan tersebut bukan tindakan spontan, melainkan hasil dari perencanaan yang matang.

Kasus pembunuhan Ustaz Saidi masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Mereka berharap dapat segera mengungkap motif Galang dan menuntaskannya ke meja hijau.

Beberapa poin penting dari kasus ini:

  • Galang membeli pisau lipat secara online dua minggu sebelum membunuh Ustaz Saidi.
  • Dia menggunakan identitas palsu dan melakukan pembayaran dengan transfer bank.
  • Polisi menduga Galang telah merencanakan pembunuhan tersebut jauh-jauh hari.
  • Motif Galang masih didalami oleh pihak kepolisian.

Pertanyaan yang masih belum terjawab:

  • Apa motif Galang membunuh Ustaz Saidi?
  • Apakah Galang mengenal Ustaz Saidi sebelumnya?
  • Apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini?

Polisi diharapkan dapat segera mengungkap semua pertanyaan ini dan memberikan keadilan bagi keluarga Ustaz Saidi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *