Tragis! Satpam Bakar Pusat Oleh-oleh di Pasuruan Diduga Sakit Hati Diancam PHK

Pasuruan, Jawa Timur – Seorang satpam di Pasuruan, Jawa Timur, nekat membakar pusat oleh-oleh tas rajut tempatnya bekerja pada Sabtu (18/5/2024). Akibatnya, pabrik, gudang, dan pusat oleh-oleh tersebut ludes terbakar. Peristiwa ini sontak menggemparkan dan menjadi pusat perhatian warga sekitar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Pelaku pembakaran diketahui bernama Soehartono (50). Diduga kuat, ia melakukan aksi nekat ini karena sakit hati terkait gaji dan informasi akan PHK. Kepada polisi, Soehartono mengaku kesal karena gajinya tak kunjung naik dan dikabarkan akan di-PHK.

Kejadian ini bermula pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.45 WIB. Soehartono menyiram beberapa mobil dan bangunan di lokasi dengan bensin. Kemudian, dia menyulut api dan kabur meninggalkan lokasi. Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini, akibat kebakaran kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Setelah melakukan aksinya, Soehartono kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Ia mengaku menyesali perbuatannya dan kini tengah menjalani proses hukum.

Aksi nekat Soehartono ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mengelola emosi dengan baik dan mencari solusi yang tepat saat menghadapi masalah. Kekerasan bukanlah jawaban.

Berikut beberapa poin penting terkait peristiwa ini:

  • Motif: Diduga sakit hati karena gaji tak naik dan diancam PHK.
  • Kronologi: Pelaku menyiram beberapa mobil dan bangunan dengan bensin, kemudian menyulut api dan kabur.
  • Kerugian: Ratusan juta rupiah.
  • Korban: Tidak ada korban jiwa.
  • Tindak Lanjut: Pelaku telah menyerahkan diri dan tengah menjalani proses hukum.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi para pengusaha dan pekerja untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan terbuka. Jangan sampai ada kesalahpahaman yang berujung pada tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Sebagai masyarakat, kita juga perlu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat ada tanda-tanda mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib. Mari kita salingmenjaga dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *